Aplikasi Kencan Merajalela, Benarkah Ghosting Dianggap Sepele?

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Senin 08 Maret 2021 11:20 WIB
Ilustrasi (Foto : Mindbodygreen)
Share :

4. Tidak ada 'cahaya terang' di ujung lorong

Beberapa orang mampu memikirkan masa depannya, termasuk soal cinta. Takdir menjadi hal yang mendasar dalam memikirkan hal tersebut.

Pada 2018, psikolog Gill Freedman, PhD, melakukan penelitian yang menganalisis kepercayaan orang terhadap takdir dan bagaimana hal itu berkolerasi dengan keputusannya untuk meng-ghosting.

Menurut temuannya, orang dengan keyakinan takdir yang lebih kuat 60 persen lebih mungkin melakukan ghosting sebagai cara yang dapat diterima untuk mengakhiri hubungan.

5. Gegara aplikasi kencan

"Aplikasi kencan membuat komunikasi menjadi lebih impersonal. Efeknya, ghosting menjadi sesuatu yang dianggap wajar karena masih banyak peluang lain yang bisa didapat di aplikasi kencan," kata Ivie-Wiliams.

Secara tidak langsung, mudahnya aplikasi kencan untuk diakses juga membuat perasaan untuk memiliki menjadi semakin tipis. "Ketika itu sudah terjadi, ya, ghosting bukan sesuatu hal yang harus dipersoalkan dan pelaku bisa saja tak merasa bersalah sama sekali," tambahnya.

(Helmi Ade Saputra)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya