Dia tidak menginginkan jejak interaksi dan ini sebuah langkah utama sebelum benar-benar menghilang dari kehidupanmu secara keseluruhan.
Jika sampai akhirnya benar-benar di-ghosting, maka hal yang harus dilakukan adalah menerima kenyataan bahwa dia tidak peduli dengan perasaanmu. Memang sulit, tapi lebih baik menerimanya daripada mengingkarinya.
Lalu izinkan dirimu merasa terluka, marah, sedih. Kamu berhak bersedih agar kamu bisa pulih kembali.
Selain itu jangan pernah menyalahkan dirimu sendiri. Kamu cukup, dan kamu berharga, pelaku ghosting saja yang tidak berani menghadapi masalahnya sendiri. Anggap saja, dia bukan jodohmu dan nanti kamu akan menemukan yang lebih baik.
(Dyah Ratna Meta Novia)