Surat kabar Inggris tersebut juga menyebutkan, ada dua orang staf senior istana yang diduga diintimidasi, hingga akhirnya memilih untuk hengkang dari pekerjaan mereka tersebut.
Sementara mantan staf yang ketiga, mengatakan telah secara personal dipermalukan oleh mantan aktris bintang serial Suits itu. Seorang mantan staf lainnya, mengatakan pada The Times of London bahwa situasi saat itu terasa begitu emosional.
“Situasinya terasa lebih seperti kekejaman dan manipulasi emosional, yang menurut saya juga bisa disebut penindasan,” kata sang mantan staf tersebut.
Tuduhan tindakan perundungan yang dilakukan oleh Meghan ini sendiri, diketahui muncul usai cuplikan tayangan wawancara Meghan dan Pangeran Harry bersama Oprah Winfrey, di mana Meghan siap mengklaim bahwa kehidupan dalam keluarga kerajaan adalah situasi yang hampir tak bisa diselamatkan.
(Martin Bagya Kertiyasa)