BUNGA biasanya dikaitkan dengan perayaan yang memiliki kesan menyenangkan, tetapi ternyata bisa juga menjadi hal mengerikan. Sebab, ada beberapa bunga paling berbahaya untuk diri manusia.
Hampir setiap manusia, khususnya wanita, menyukai bunga yang cantik. Beberapa dari mereka juga sangat suka menanam bunga untuk dijadikan sebagai dekorasi atau semacamnya.
Baca juga: 10 Bunga Termahal di Dunia, Ada yang Tembus Rp58 Miliar
Namun untuk para pencinta bunga harus tetap berhati-hati dengan beberapa bunga yang juga berbahaya. Sebagaimana dilansir laman Journiest, berikut lima bunga paling berbahaya di dunia yang dapat mengancam manusia.
1. Oleander
Oleander Nerium berasal dari Amerika Utara dan wilayah Mediterania. Bunga ini juga sering dipanggil sebagai "bunga pembunuh", jadi biarlah itu menjadi peringatan untuk Anda.
Jika Anda sengaja atau tidak menelan bunga ini, maka akan mengalami gejala kardiovaskular dan pencernaan dengan risiko terburuk. Racun dari bagian mana pun dari bunga ini bahkan cukup kuat untuk membunuh seekor kuda, jadi waspadalah terhadap bunga berkelopak merah jambu yang satu ini.
2. Deadly Nightshade
Bunga ini dikenal dengan banyak nama panggilan dan salah satunya yang paling terkenal adalah belladonna. Kemampuannya menyebabkan halusinasi yang diikuti kematian telah membuatnya sebagai salah satu cerita mitos yang melegenda dalam cerita rakyat.
Racun yang dikandungnya disebut dengan Atropin. Nama racun ini diambil dari sebuah kisah tentang Atropa, seorang dewi Yunani cantik yang dapat memotong benang kehidupan.
Baca juga: 5 Cara Menyimpan Bunga Supaya Kesegarannya Tahan Lama
3. Monkshood
Bunga berbahaya yang satu ini sering dikenal sebagai "helm iblis", "wolfsbane", atau "ratu racun". Monkshood adalah bunga berwarna ungu yang tampak lebih cerah dibandingkan jenis bunga ungu lainnya.
Bunga ini juga berasal dari Eropa Timur dan terkenal dengan warna ungu terangnya yang mencolok. Bunga ini dapat menyebabkan kematian seketika jika tertelan oleh makhluk hidup lain, bahkan menyentuhnya saja dapat menyebabkan Asfiksia.