7 Tipe Rasa Nyeri di Dada yang Tak Boleh Diabaikan

Pradita Ananda, Jurnalis
Kamis 18 Februari 2021 16:31 WIB
Nyeri dada (Foto: Insider)
Share :

Jika Anda pernah mengalami rasa sakit atau nyeri di dada, sejatinya memang tak boleh diabaikan begitu saja. Meskipun, secara intensitas tidak sering terjadi.

Secara umum, tidak ada tipe rasa sakit di dada yang bisa dianggap remeh dan diabaikan. Terutama tujuh tipe rasa nyeri di dada berikut ini, mulai dari dada serasa terbakar hingga rasa seperti dihimpit beban berat.

Untuk lebih jelasnya, mengutip Huffingtonpost, Kamis (18/2/2021) berikut di bawah ini paparan tentang tujuh tipe rasa sakit atau nyeri di dada yang tak boleh diabaikan dan harus segera diperiksakan ke dokter.

 

1. Rasa sakit intens yang meningkat dari waktu ke waktu

Dokter Nicholas Leeper, ahli jantung di Stanford Vascular and Endovascular Care, menyebutkan jika mengalami rasa sakit di dada yang makin sakit seiring berjalannya waktu atau sesak yang makin memburuk bahkan saat Anda sedang beristirahat sekalipun, ini bisa menjadi tanda ada masalah jantung. Rasa nyeri ini mengindikasikan kondisi jantung yang dapat memburuk ketika sedang beraktivitas lalu memudar dengan cepat ketika kita stop beraktivitas.

2. Rasa sakit seperti diduduki seseorang

Rasa sakit seperti ini bisa muncul disebabkan karena adanya penyumbatan aliran darah ke jantung, yang dapat mengakibatkan angina atau iskemia miokard alias serangan jantung. Rasanya sesak atau berat, seolah ada seseorang duduk menindih dada Anda. Bahkan terkadang, serangan jantung bisa terjadi tanpa ada rasa tak nyaman di bagian dada.

3. Rasa nyeri yang tajam saat mengambil napas atau berbaring

Disebutkan Ethel Frese, spesialis klinis bersertifikat bidang terapi fisik kardiovaskular dan paru, jika dada terasa sakit ketika mengambil napas dalam-dalam atau berbaring di sisi kiri maka kemungkinan ini merujuk pada perikarditis yakni peradangan pada titik yang memegang" jantung).

Rasa nyeri atau tekanan yang tajam ini juga dapat disebabkan oleh perikarditis, miokarditis (radang otot jantung), kardiomiopati (melemahnya otot jantung) dan kondisi jantung serius lainnya.

 

4. Sakit apabila ditekan

Rasa sakit ini bisa disebabkan oleh kerusakan atau peradangan pada otot, sendi, tulang atau jaringan ikat. Contohnya saat seseorang pernah mengalami keretakan tulang rusuk, maka ketika area itu ditekan rasa sakit yang menyakitkan bisa muncul.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya