Kisah Pramugari Antar Makanan ke Penumpang Tak Kasat Mata di Kursi 22A

Violleta Azalea Rayputri, Jurnalis
Jum'at 29 Januari 2021 21:04 WIB
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
Share :

DIVAYURA, seorang pramugari di maskapai Timur Tengah. Selama bekerja di dunia penerbangan, dirinya pernah mengalami pengalaman mistis yang bikin merinding.

Perlu diketahui, sebelum bekerja di maskapai Timur Tengah, Divarura pernah menjadi cabin crew di maskapai Indonesia. Ia menceritakan pengalaman mistisnya ketika menjadi seorang pramugari salah satu maskapai swasta di Indonesia lewat video di channel Youtube Galley FM.

Saat itu ketika Divayura mengikuti penerbangan, penerbangan itu hampir penuh, hanya ada 1 atau 2 kursi yang kosong.

Sebelum memulai penerbangan seperti biasa Divayura briefing bersama dengan awak kabin yang lainnya. Pada saat persiapan semuanya aman-aman dan normal saja.

 

Di penerbangan itu terdapat 7 awak pesawat, lima diantaranya cabin crew, dan dua lainnya kokpit crew. 2 awak kabin bekerja di bagian kelas bisnis. Sedangkan sisanya bekerja di bagian kelas ekonomi. Saat itu, Divayura bertugas sebagai senior cabin crew di bagian belakang atau di economy class.

Baca Juga: Pramugari Aldha Refa Putuskan Pensiun, Netizen: Kisahnya Menyayat Hati

Salah satu tugasnya adalah menghitung jumlah penumpang setelah 80 persen penumpang on board atau sudah naik ke pesawat dan kemudian disamakan dengan daftar penumpang dari pihak maskapai.

“Aku jalan dari pintu belakang ke depan, hitung satu persatu sampai akhirnya aku sampai ke kabin bagian depan dan infoin ke senior aku ‘jumlahnya 98 kak’ aku bilang gitu,” kata Divayura

Setelah menerima laporan dari Divayura, awak kabin yang diberi laporan tidak yakin dengan jumlah yang diberikan Yura karena di dalam daftar penumpang hanya ada 97 orang. Ia kemudian meminta Divayura untuk menghitung ulang.

Setelah Divayura kembali menghitung, ternyata jumlah hitungannya masih sama yaitu 98 orang. Setelah kembali melapor ke bagian awak kabin depan, Divayura diminta ke depan untuk menghitungnya berulang kali.

Divayura mengaku jengkel karena setiap menghitung jumlah penumpang selalu 98 dan mengatakan bahwa hitungan crew on staf salah dan kelebihan satu penumpang.

“Aku udah yakin banget itu 98 tapi masnya masih kekeh 97,” ungkap Divayura

Setelah beberapa kali berdebat, akhirnya crew on staff yang memegang jumlah daftar penumpang dari maskapai memutuskan untuk menghitung sendiri. Ternyata setelah crew on staff itu selesai menghitung, jumlah penumpangnya 97 penumpang.

Karena penasaran, Divayura pun menghitung kembali dan ternyata jumlahnya 98.

“Ya udah karena hitungan crew on staff sama jumlahnya sama, mungkin akunya aja yang salah,” kata Diva

Setelah semua penumpang naik dan take off, para pramugari bersiap-siap untuk service. Karena penumpang penuh, Divayura bertugas service makanan dan minuman di bagian agak belakang.

“Semuanya biasa aja sampai akhirnya di kursi ini, di row 22, aku stop terus di sana ada dua ibu-ibu, dengan kursi 22A nya kosong, terus aku tanya, ‘bu ini ada yang duduk nggak ya di sini’ (menunjuk kursi 22A). Terus ibunya bilang ‘nggak mbak, nggak ada’” ungkap Diva.

Saat ditanyai, ibu tersebut merasa tidak yakin apakah ada penumpang atau tidak di sampingnya.

“Ya udah aku lanjut service sampai akhirnya aku memutuskan untuk meletakkan tray di 22A karena mungkin ibunya nggak yakin juga mungkin yang duduk di 22A lagi ke toilet, biar pas ketika dia balik, dia bisa langsung makan. Niat aku kayak gitu," katanya.

Setelah selesai service dan akan dibersihkan, Diva memastikan apakah semua penumpang sudah dapat makan atau belum.

“Aku jalan dan aku pastiin 22A itu ada orang apa enggak. Aku jalan dan aku liat semua penumpang udah pada dapat makanan. Pas aku cek di 22A ternyata ada orang yang duduk di sana. Ada bapak-bapak duduk disana Cuma bapaknya tidur terus makanannya nggak disentuh sama sekali,” ungkap Divayura.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya