Teman dari Czech Republic juga menjelaskan kalau tidak ada yang namanya grup kantor.
"Seingetku, dari zaman kerja di Jakarta sampai di Praha, enggak pernah ada WhatsApp grup kerjaan. Ada grup-grup kolega di Jakarta dulu yang isinya candaan (budaya ngobrol) saja, bukan kerjaan. Kalau di Praha sama sekali enggak ada grup kantor apapun. Kayakanya itu cuma di Jakarta deh," ungkap @sanjayanuriman.
Cerita lain datang dari @annekeprobst yang merupakan tenaga kesehatan di Swiss. Ia menjelaskan bahwa di tempatnya bekerja ada grup kantor, tapi sebatas 'pengingat'.
"Aku kerja sebagai tenaga kesehatan di Swiss. Kita ada WhatsApp grup dan itu digunain cuma ngingetin buat team meeting sama cari orang untuk cover shift dan atau pengumuman lain seputar seminar, info seputar pekerjaan," cuitnya.
Akun @anisketels yang bekerja di Belanda pun ternyata tak pernah punya pengalaman memiliki WhatsApp grup.
"So far, aku enggak kasih nomor HP ke orang kantor dan enggak ada WhatsApp grup karena di bagianku cuma bertiga. Kontak sesama kolega dilakukan via email kantor dan teams. Suamiku ada WAG beberapa untuk kerjaannya, karena konsep kerjaan dia R&D dan project oriented yang melibatkan banyak orang," katanya.
So, di tempat kerja kalian ada WhatsApp grup enggak? Kalau ada, biasanya bahas apa saja?
(Martin Bagya Kertiyasa)