Selidik punya selidik, pengaruh busana Harris datang dari masa kuliahnya di Universitas Howard. Grup Alpha Kappa Alpha yang dia ikuti semasa kuliah memberi pengaruh besar di caranya berbusana. Termasuk juga kecintaannya pada mutiara, itu pun berasal dari masa perkuliahannya.
Kamala Harris's Effect pun terjadi. Hal tersebut diceritakan Vignone. Kamala kini bukan hanya Wakil Presiden Amerika Serikat, tetapi 'fashion influencer'. Sebab, orang-orang di sekitar Vignone kini mengikuti gaya busana Kamala Harris.
"Temanku yang begitu cinta dengan heels, kini berpaling ke sneakers Converse. Kakakku baru saja membeli blazer pertamanya, dan banyak orang memborong kaos kaki yang Kamala pakai di TikTok seharga 13USD atau Rp183 ribu," cerita Vignone.
Profesor mode Parsons, Hazel Clark, berharap Kamala Harris tidak terbawa tren. Ya, Kamala tetap menjadi Kamala dengan cara berpakaiannya sekarang.
"Sejauh ini saya melihat Kamala Harris konsisten dengan gayanya sendiri. Dia menunjukkan pada dunia bahwa Anda tiak harus menjadi budak fashion dan ikut-ikutan tren. Anda bisa menjadi diri sendiri dan tetap bisa tampil di cover majalah Vogue. Saya pikir itu menginspirasi," terangnya.
(Helmi Ade Saputra)