Sebelumnya anjing yang dilatih untuk mendeteksi virus korona jenis baru sudah mulai mengendus sampel penumpang di Bandara Uni Emirat Arab dan Finlandia.
Menurut laporan Reuters, sebuah penelitian baru-baru ini menemukan bahwa anjing dapat mengidentifikasi individu yang terinfeksi dengan akurasi 85 hingga 100 persen serta mengetahui tidak ada infeksi dengan akurasi 92 sampai 99 persen.
Baca juga: Anjing Kerap Mengikuti ke Mana pun Pemiliknya Pergi, Ini Penyebabnya
(Hantoro)