5. Kesulitan dengan kemampuan motorik halus
Salah satu gejala mata malas, yakni mengalami kesulitan pada keterampilan motorik halus, seperti menulis.
Epley mengatakan, mata malas dapat memengaruhi persepsi kedalaman sehingga mengalami kesulitan untuk tetap menulis di baris yang sama.
Jika Anda melihat anak menulis di atas atau di bawah garis, hal itu bisa menjadi pertanda matanya tidak bekerja sama dengan baik.
Baca juga: Cegah Covid-19, Dokter Sarankan Ganti Lensa Kontak dengan Kacamata
6. Sulit memerhatikan
Mata malas menyebabkan anak sulit mempertahankan dan sulit fokus selama mengerjakan tugas yang membutuhkan perhatian visual dalam jangka waktu yang lama.
"Mata malas dapat menyebabkan orang memiliki masalah perhatian," kata dr Lederer.
7. Kesulitan berolahraga
Lederer mengatakan mata malas dapat mengganggu kemampuan anak untuk menilai ruang dan kedalaman.
"Anda membutuhkan kedua mata untuk menilai di mana benda-benda berada di luar angkasa," kata dr Lederer, "Jika Anda tidak memiliki dua sudut pandang itu, Anda tidak dapat mengetahui seberapa jauh sesuatu dari Anda atau seberapa jauh Anda dari itu."
Misalnya, anak-anak dengan mata malas mungkin salah menilai tangga dan tersandung tangga atau terkena ayunan saat berayun, ini karena mereka kesulitan menilai di mana benda itu berada.
(Hantoro)