Sampo, mungkin Anda sudah tidak asing lagi dengan yang satu, karena biasa dipakai saat keramas atau membersihkan rambut. Namun, apakah Anda mengetahui bagaimana cara sampo bekerja?
Melansir Thoughtco, Sampo mengandung deterjen, seperti yang biasa Anda temukan di pencuci piring atau deterjen atau gel mandi. Deterjen bekerja sebagai surfaktan.
Mereka menurunkan tegangan permukaan air, membuatnya kecil kemungkinannya untuk menempel pada dirinya sendiri dan lebih mampu untuk mengikat dengan minyak dan partikel kotoran.
Bagian dari molekul deterjen bersifat hidrofobik. Bagian molekul hidrokarbon ini mengikat rambut yang melapisi sebum, serta produk penata rambut berminyak. Molekul deterjen juga memiliki bagian hidrofilik, jadi saat Anda membilas rambut, deterjen tersapu oleh air, membawa sebum bersamanya.
Baca Juga : Sampo di Rumah Habis? Coba Saja Bikin Dry Shampoo
Bahan Lain dalam Sampo
Kondisioner
Kandungan deterjen pada kondisioner menghilangkan sebum dari rambut Anda, membuat kutikula terbuka dan rentan terhadap kerusakan. Jika Anda menggunakan sabun atau deterjen pencuci piring pada rambut Anda, itu akan menjadi bersih. Sampo mengandung bahan yang menggantikan lapisan pelindung pada rambut.
Silikon menghilangkan rambut kusut, menghaluskan kutikula rambut dan menambah kilau. Alkohol berlemak membantu mencegah rambut statis dan lepas atau kusut. Sampo biasanya lebih asam daripada sabun, jadi mungkin mengandung bahan-bahan yang dapat menurunkan pH produk. Jika pH sampo terlalu tinggi, ikatan sulfida dalam keratin dapat merusak, melemahkan, atau merusak rambut Anda.