HAMPIR semua orang mungkin pernah merasakan sulit tidur saat berada di lingkungan atau rumah baru. Tempat penginapan maupun kamar hotel juga bisa membuat tidur kurang pulas dan tidak nyenyak. Para ilmuwan mengatakan hal itu terjadi karena ada kewaspadaan yang konstan di dalam diri manusia.
Ilmuwan telah menemukan gelombang lambat unihemispheric (unihemispheric slow-wave sleep/USWS) pada manusia yang menandakan hanya setengah dari otak yang tidur pada satu waktu. Peneliti menyatakan ketika tidur juga menyadari adanya efek malam pertama (first-night effect/FNE) dalam diri manusia.
Baca juga: Begini Cara Tidur dalam Hitungan Detik, Penderita Insomnia Wajib Baca!
Dikutip dari Mental Floss, Senin (30/11/2020), peneliti merekrut 35 sukarelawan untuk dibawa ke laboratorium tidur. Para sukarelawan dihubungkan dengan mesin yang mengukur detak jantung, kadar oksigen darah, pernapasan, gerakan mata dan kaki, serta aktivitas di kedua sisi otak.