KONTESTAN MasterChef Indonesia pada pekan kemarin ditantang membuat scallop dan ayam. Tapi bukan berarti mereka harus mengolah keduanya. Peserta bisa memilih antara memasak scallop atau ayam.
Bagi mereka yang memilih waktu memasak 45 menit, para kontestan akan diminta untuk mengolah scallop. Sedangkan yang 30 menit, mereka diminta untuk mengolah ayam.
Sayangnya, kontestan yang dinilai paling banyak melakukan kesalahan adalah Vicky. Bahkan, Vicky juga masuk babak pressure test karena gagal dalam membuat scallop with creamy pasta.
Scallop yang diolah Vicky dinilai oleh chef Juna sebagai masakan gagal. Jelas saja, scallop yang dibuat model berusia 30 tahun ini terlalu matang sehingga teksturnya menjadi sangat keras.
Sebelumnya, Vicky juga pernah gagal mengolah masakan India karena dinilai tidak ada rasa. Dan kali ini, Vicky membuat chef Juna kecewa kedua kalinya.
"Saya enggak mau lepehin makanan kamu 2 kali berturut-turut. Langsung saya katakan, ini scallop mati. Really overcooked!," kata chef Juna.
Ketika para chef menanyakan mengapa Vicky bisa gagal mengolah scallop, ia beralasan bahwa dirinya belum pernah makan scallop karena alergi, ataupun memasak seafood tersebut. Padahal, tentu saja itu bukanlah sebuah alasan.
"Sorry to say, tapi ini memang kerugian kamu! Saya enggak peduli kamu mau alergi atau apa, suka enggak suka ya kamu harus tetap belajar buat makan atau memasak. Justru kalau kamu masuk rumah sakit karena alergi saya akan memberikan 2 jempol, karena usaha kamu yang besar akan hal itu," jelas chef Juna.
Vicky pun menerima masukan chef Juna. Akan tetapi, ia masih berharap bahwa para juri dapat memaklumi alergi yang dialami Vicky yang membuat ia belum pernah bersentuhan dengan scallop sebelumnya.
"Sebenernya enggak usah gitu juga si chef, saya kan belum pernah masak apalagi makan. Tapi saya memperhatikan dan mendengarkan dengan jelas," pungkasnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)