"Kami berusaha dengan segala cara untuk menjelaskan kepadanya bahwa kondisi buruk dan berbahaya menunggu anak itu. Puncak sinisme adalah pembicaraan dengan saudara perempuannya, yang tahu tentang segalanya. Mereka mendiskusikan sepatu bot apa yang akan dibeli dan menjual anak itu," kata kelompok itu, melansir dari The Sun, Rabu (21/10/2020).
Ibu tiga anak ini kabarnya memberi tahu calon pembeli bahwa ingin menggunakan uang tunai itu untuk deposit di sebuah rumah. Polisi mengatakan bahwa setelah menerima uang, perempuan berusia 25 tahun itu menyerahkan anak itu kepada pelanggan dan menulis tanda terima.
Rekaman polisi menunjukkan Gadzhieva menyembunyikan kepalanya karena malu ketika ditanyai oleh detektif. Dia dilaporkan mengatakan kepada pembeli "Jangan mengatakan 'untuk menjual', kedengarannya tidak sopan. Anda bisa menilai saya tapi saya tidak bisa mengatasinya."
Menurut polisi setempat, Gadzhieva mengaku bersalah penuh selama interogasi dan didakwa. Saat ini kondisi anak tersebut tidak dalam bahaya dan penyelidikan masih terus dilakukan.
(Helmi Ade Saputra)