Tak Perlu Pakai Nebulizer kecuali Anak Tunjukkan Gejala Asma

Novie Fauziah, Jurnalis
Senin 05 Oktober 2020 17:37 WIB
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
Share :

Rupanya, sambung Dokter Tami, efek samping tersebut bisa muncul karena kandungan obat yang dipakai ke dalam nebulizer. Misalnya adalah obat salbutamol, merupakan golongan beta agonis fungsinya untuk melebarkan pembuluh darah yang sedang bengkak..

Ada juga obat dengan kandungan ipratitoprium bromida, masuk golongan obat-obatan antikolinergik. Obat tersebut diklaim dapat meningkatkan denyut jantung, tensi dan sakit kepala.

Selain mengandalkan nebulizer, tutur Dokter Tami, penanganan batuk yang tepat yakni menggunakan obat lain, seperti yang mengandung mukolitik. Fungsinya yakni untuk mengencerkan dahak yang susah dikeluarkan. "Kalau batuk biasanya ada partikel asing di saluran napas. Jadi tidak semata-mata lendir ada banyak, lalu langsung uap," beber Dokter Tami.

Atau kalau mau lebih simpel lagi, Anda bisa memakai obat cuci hidung. Isinya berupa larutan hipertonik, yang dapat bersihkan saluran pernapasan atas. "Sediannya ada yang tetes dan semprot. Selain mengencerkan lendir, obat ini dapat juga menbersihkan lendir dan lebih aman," pungkasnya.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya