Benarkah Air Liur Efektif Menyembuhkan Luka?

INews.id, Jurnalis
Minggu 13 September 2020 15:07 WIB
(Foto: Coursera)
Share :

JAKARTA - Sebagian orang mungkin suka mengoleskan air liur pada bagian tubuh yang terluka. Air liur boleh jadi diyakini membantu untuk menyembuhkan luka.

Pada hewan, khususnya hewan pengerat, liur hewan ini memiliki kandungan epidermal growth factor (EGF) dan nerve growth factor (NGF) yang dapat mempercepat penyembuhan luka. Air liur manusia tidak memiliki kedua kandungan tersebut, dikutip iNews.

Meski begitu, air liur manusia memiliki kandungan hiastin yang dapat membunuh bakteri dan juga mempercepat proses penyembuhan luka. Tapi, dunia medis tidak menganjurkannya.

Dokter spesialis luka dr Adisaputra Ramadhinara, MSc, CWSP, FACCWS menjelaskan air liur manusia memiliki kandungan antibakteri. Namun, mengisap bagian tubuh yang terluka berbahaya sebab mulut merupakan salah satu rongga pada tubuh manusia yang memiliki banyak bakteri.

"Liur itu memang punya kandungan antibakteri, tapi secara medis tidak dianjurkan. Di mulut itu salah satu rongga yang kumpulan bakterinya banyak sekali. Jadi kita tidak direkomendasikan," kata dr Adisaputra dalam momen webinar pada Jumat (11/9/2020).

Dia menuturkan air liur memiliki patogen, seperti bakteri, virus, dan jamur yang bisa berpindah pada luka. Pemberian air liur perlu dipertimbangkan, terlebih jika kebersihan mulut tidak terjaga dengan baik.

Menurut dr Adisaputra, saat membersihkan luka, idealnya seseorang akan membutuhkan jumlah air yang cukup. Hal itu agar luka dapat bersih dari kotoran serta benda asing.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya