PERKEMBANGAN teknologi memang sangat membantu kita, terutama di tengah pandemi Covid-19. Tapi, jika tidak dikendalikan teknologi bisa saja memberikan dampak negatif, terutama pada anak-anak.
Karena adanya pandemi, anak-anak juga harus melakukan physical distancing. Karena itu, sistem sekolah pub dibuat seperti belajar dari rumah. Anak-anak yang seharusnya masih aktif bermain pun terpaksa menghindari kerumunan demi menjaga jarak.
Anak-anak pun menjadi pasif dan hanya mengandalkan gadget serta internet sebagai hiburan. Sebenarnya memiliki gadget pun sudah cukup untuk menghibur. Karena di sana ada sebuah platform berbagi video bernama Youtube. Di Youtube, mereka dapat menemukan video apapun sesuai seleranya.
Sayangnya, platform tersebut tidak selamanya menggunakan bahasa yang ramah anak. Akibatnya, anak-anak jadi lebih sering mengumpat dan bersikap seolah-olah dewasa sebelum waktunya. Apakah ini karena pengaruh platform sharing video tersebut?