SERANGAN jantung atau stroke dapat disebabkan karena penumpukan lemak dan timbunan kalsium di dinding bagian dalam pembuluh darah kita, seperti aorta. Rajin mengonsumsi sayuran memiliki kemungkinan lebih rendah risiko penyakit jantung.
Sayuran memilili rendah kalori dan kaya vitamin dan mineral seperti folat dan vitamin C, E, dan K, serta serat. Vitamin K yang banyak ditemukan dalam sayuran bisa menghambat proses pengapuran yang terjadi di pembuluh darah kita. Jika dikonsumsi rutin, Anda bisa terhindar dari risiko serangan jantung.
Nah, sayuran apa saja yang dimaksud? Dilansir Okezone dari Thehealthsite, berikut lima jenis sayuran untuk mencegah risiko serangan jantung. Dicoba yuk!
Baca Juga: Liburan ke Labuan Bajo, Asyiknya Salmafina Sunan Berjemur Pakai Bikini
1. Brokoli
Mengonsumsi brokoli kukus secara teratur dapat membantu mengurangi risiko penyakit kardiovaskular dengan mengurangi kolesterol dalam tubuh - disarankan sebuah studi oleh Nutrition Research. Itu juga dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung, membangun tulang yang kuat, meningkatkan kesehatan mata, dan mencegah kanker.
2. Kembang kol
Saat Anda mengonsumsi 100 gram kembang kol, 92 gram sebenarnya adalah air. Jadi, makan sayuran ini bisa membantu Anda tetap terhidrasi. Kembang kol juga memiliki efek antiinflamasi, antivirus, dan antibakteri.
3. Kubis
Kubis, terutama kubis merah, baik untuk jantung Anda. Sayuran ini dapat meningkatkan kadar beta-karoten, lutein, dan antioksidan pelindung jantung lainnya serta menurunkan LDL yang teroksidasi, juga terkait dengan pengerasan arteri. Kubis juga memiliki efek antiinflamasi yang dapat membantu mencegah penyakit jantung.
4. Kubis Brussel
Memasukkan lebih banyak sayuran padat nutrisi ini ke dalam makanan Anda dapat memberikan manfaat kesehatan yang signifikan, seperti meningkatkan kesehatan tulang, mengelola diabetes, mengurangi risiko penyakit jantung dan beberapa jenis kanker.
5. Kale
Kale adalah salah satu sumber vitamin K terbaik dunia, nutrisi penting yang berperan dalam pembekuan darah. Sayuran silangan ini juga mengandung banyak zat yang telah terbukti membantu melawan kanker dalam penelitian tabung dan hewan.
(Dewi Kurniasari)