Pandemi Covid-19 memaksa pemerintah untuk menghentikan sementara kegiatan belajar mengajar di sekolah. Sebagai gantinya, kegiatan tersebut kini dilakukan jarak jauh atau secara virtual (online).
Peran orangtua pun dinilai sangat berpengaruh besar sangat besar dalam membantu anak mengikuti sekolah online. Pasalnya, setiap anak diharuskan menggunakan gadget guna mengikuti pertemuan yang dilakukan secara virtual.
Bila dilakukan tanpa pengawasan orangtua, penggunaan gadget ini dikhawatirkan dapat disalahgunakan oleh sang anak. Hal tersebut turut diakui oleh Psikolog Meity Arianty.
Menurutnya, masalah penggunaan gadget ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab orangtua sebagai pemegang 'kekuasaan'.