Disebut Pembaca Berita Kematian, Achmad Yurianto: It's Okay

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Jum'at 24 Juli 2020 19:03 WIB
Achmad Yurianto. (Foto: BNPB)
Share :

Bercerita di Podcast itu, gambar yang dikesankan masyarakat berbeda dengan apa yang dirasakan. Jadi, di update kasus Covid-19, Yuri memiliki waktu 15 menit untuk publik; 10 menit mengedukasi yang tematik sesuai dengan data dan analisis yang didapatkan timnya, 5 menit terakhir seputar data yang menjelaskan angka-angka.

"Yang dibutuhin media adalah update datanya. Setiap orang yang melihat segment itu, memberikan kesan 'Pembawa Berita Kematian'. Setelah itu, tim kami berpikir untuk mengubah taktik tersebut," paparnya.

Salah satu hasil yang didapatkan adalah menghadirkan Dokter Reisa untuk memberi kesan lebih tenang ke masyarakat. "Tapi, ternyata tetap saja 5 menit seputar data yang paling dinantikan. Yasudah begitu," ungkapnya lantas tertawa kecil.

(Dewi Kurniasari)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya