"Jadi kalau salah satu idola mereka mengenakan masker, otomatis para penggemar ini akan berperilaku seperti idolanya. Jadi masyarakat akan menggunakan masker itu karena mereka happy, bukan karena dipaksa sama peraturan," jelasnya.
Ketika mereka sudah menggunakan masker atas kesadaran sendiri, mereka tidak akan lupa untuk menggunakan masker karena sudah menjadi bagian dari lifestyle layaknya membawa tas saat bepergian.
Sementara itu, pendekatan yang dicanangkan oleh presiden Jokowi adalah bagian dari membuat adaptasi baru ini menjadi bagian dari budaya Indonesia. Karena sebelumnya, masyarakat yang diimbau menggunakan masker karena alasan kesehatan dinilai kurang efektif.
"Kalau memang orang tersebut mengerti kesehatan, pasti ia sudah melakukannya tanpa sadar. Tetapi kalau mengedukasi anak muda misalnya, ya harus dengan pendekatan lifestyle," pungkasnya.
(Helmi Ade Saputra)