Kebanyakan dari para pelaku diet menginginkan hasil yang cepat dan kilat. Begitupula para pemula DEBM yang langsung memilki target penurunan berat badan hingga 20 kg. Padahal jika diselidiki secara siginifikan untuk menurunkan berat badan tidak ada yang instan lho.
Banyak yang “mengeluh” pada saat menjalankan DEBM dalam waktu seminggu hanya turun sekitar 2-4 kg saja. Padahal berdasarkan pengalaman para pelaku DEBM, mereka sudah menjalankan pantangan ala DEBM seperti stop makan nasi atau mengonsumsi karbohidrat.
Seperti yg dialami oleh salah seorang member Forum Facebook DEBM yang membagikan pengalamannya saat berat badannya mulai naik. Butuh waktu sekitar 3 tahun agar berat badan naik secara pelan-pelan dari 70 kg menjadi 107 kg setelah menikah.
Kemudian, Ia melanjutkan kisah perjuangannya untuk menurunkan berat badan dari 107 kg turun ke 74 kg hanya butuh waktu 2 tahun. Menurutnya, target yang ideal untuk penurunan berat badan adalah 2-3 kilo per bulan. Artinya 24 -36 kg per tahun, dalam 2 tahun 48-72 kg dalam 3 tahun 72-108 kg.
Pada intinya untuk menurunkan berat badan tidak bisa secara instan, semua butuh proses. Menaikkan berat badan pun yang katanya mudah, ternyata tidak instan, hanya saja tidak berasa. Ia membagikan kisahnya, bahwa ia pun pernah menginginkan tubuh kurus secara kilat dengan menghindari makanan berlemak, baik minyak maupun santan. Namun, ketika menghindarinya, ia justru merasa lebih lapar.