SEPERTI kebanyakan sekolah di seluruh dunia, sekolah di wilayah Lansing, Michigan, Amerika Serikat (AS) juga tidak bisa mengadakan upacara wisuda seperti biasanya karena pandemi Covid-19. Jika biasanya para wisudawan ini maju untuk ke atas panggung, kali ini mereka melakukan sistem drive thru.
Jalan menuju panggung wisuda yang selama ini dilakukan di dalam ruangan (indoor), tidak bisa dilakukan tahun ini. Tetapi pihak sekolah bertekad untuk memberikan hal berkesan untuk para siswa lulusan 2020 untuk tetap merayakan wisuda dengan sistem drive thru.
"Saya tahu betapa mengecewakan itu pasti bagi anak mereka. Tapi itulah kenyataannya. Kita sudah tidak pergi ke sekolah sejak Maret hingga akhirnya kami menyelesaikan studi di Sekolah Menengah Atas," kata Kepala Sekolah Gabrielle Lawrence seperti dilansir Wlns.
"Jadi rasanya besar untuk melihat mereka, untuk melihat wajah mereka, untuk membiarkan mereka berjalan di panggung di topi dan gaun mereka," tambah dia.
Lebih dari 500 siswa sekolah menengah atas (SMA) dengan keluarga mereka dekat untuk melihat semuanya sebagai bagian dari upacara drive-by.
"Saya sangat senang bahwa pihak administrasi telah berusaha sangat keras untuk membuat semua ini terwujud," kata pembaca pidato perpisahan High School Claire hipps.
"Dan saya berpikir bahwa itu merupakan cara istimewa, karena ini direncanakan," jelas dia.
Meski demikian, para lulusan ini pun memiliki pesan tersendiri, terlebih mereka lulus di tengah adanya masalah rasisme di Amerika Serikat (AS).
"Kami lulus dalam pandemi, juga dengan segala sesuatu yang terjadi dengan kasus Black Lives Matters. Jadi saya bangga dengan kelas kami. Kami telah melakukannya," tutur Ja'mya Suttles.
(Martin Bagya Kertiyasa)