Meski mal telah dibuka di masa PSBB Transisi ini hingga warga bisa kembali mengunjungi pusat perbelanjaan, namun para pengusaha masih merasakan dampak berat dari pandemi Covid-19.
Para pengusaha mengaku jualannya masih sepi meskipun sudah diizinkan kembali beraktivitas. Hal ini dirasakan oleh Ivan Raharja, salah satu pemilik tenant Food & Beverages (F&B) di salah satu mal di Bekasi. Ia menjadi salah satu pengusaha yang sangat merasakan dampak Covid-19.
“Pertama kali buka setelah pandemi itu 8 Juni 2020. Kondisi mall saat ini bisa dibilang masih sepi. Kondisi ini berdampak pada penghasilan. Penurunannya lebih dari separuh pendapatan yang biasa didapat saat sebelum pandemi terjadi,” terang Ivan, saat diwawancarai Okezone, Selasa (16/6/2020).