Film yang akan diputar
Nah, untuk point yang satu ini, Adam mengatakan bahwa sudah ada beberapa distributor film box office maupun lokal yang telah mengajukan kerjasama.
"Pengennya sih mutar film-film box office, sudah ada beberapa yang mengajukan ke kita. Tapi aturan mainnya cukup kompleks, jadi kita masih mencari win-win solution. Distributor perorangan juga ada beberapa yang mengajukan. Bahkan yang buat film buat Danur 1,2,3 juga sudah menghubungi kita. Tapi masih kita kumpulin dulu dan follow up," ujar Adam.
Adam menambahkan, lokasi penayangan drive-in cinema nantinya akan diselenggarakan di lapangan luas, paling tidak seluas lapangan bola. Hal ini dilakukan demi tetap menjalani aturan pemerintah terkait social distancing.
"Ya, targetnya di lapangan luas yang berkapasitas 80 mobil. Tujuannya karena nanti kita juga harus melakukan disinfektan dan menggunakan thermo gun. Bisa jadi lapangan parkir atau lapangan terbuka," jelasnya.
Selain itu, disediakan pula beberapa fasilitas pendukung seperti layanan drive thru makanan dan lain sebagainya. Sementara untuk jadwa penayangan, Adam berencana membagi layanan drive-in cinema ini menjadi 3 atau 4 sesi per hari.
"Nah, untuk tiketnya kami belum bisa menentukan karena masih mengurus izin. Ditunggu saja kabar baiknya," beber Adam.
Respons positif
Sejak diunggah pertama kali pada Rabu, 12 Mei 2020, Adam mengatakan telah mendapat ribuan respons positif dari netizen dan mssyarakat Indonesia. Bahkan, dia juga mendapatkan tawaran dari beberapa pemilik tempat (property) serta distributor box office maupun lokal.
"Kami baru posting sekali buat announcement, dan responsnya banyak dari berbagai pihak. Mostly positif, kita juga jadi semangat. Sekarang followers di Instagram @driveincinemajkt saja sudah tembus 10 ribu dalam kurun waktu kurang dari satu mingtu," ungkap Adam.
(Dewi Kurniasari)