JIKA Anda adalah salah satu orang yang sudah mempunyai rencana pernikahan di bulan Maret hingga Juni bahkan Juli mendatang, kemungkinan besar Anda harus menunda pernikahan karena Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia mengimbau para pasangan untuk menunda atau memundurkan acara bahagia tersebut.
Virus corona yang sudah terdeteksi di Indonesia pada awal bulan Maret kemarin, mengakibatkan acara yang melibatkan kerumunan besar, salah satunya resepsi pernikahan, tidak mendapatkan izin acara karena dapat mempercepat penyebaran virus dari satu orang ke yang lainnya.
Sebagai calon pengantin yang tinggal menunggu beberapa bulan lagi dan harus mengundur acara hingga akhir tahun, bahkan tahun depan, memang sakit rasanya. Tetapi demi kesehatan banyak orang di sekitar dan demi memutus mata rantai virus corona, Anda harus mematuhi peraturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.
Lalu, apa yang harus Anda lakukan setelah tahu berita ini? Mari simak tips berikut
1. Ditunda jangan dibatalkan
Bila terlintas dipikiran Anda untuk membatalkan acara resepsi yang sudah Anda rencanakan jauh-jauh hari, lalu hanya menjalankan akad pernikahan saja sesuai dengan peraturan Kementrian Agama, maka pikirkanlah kembali keputusan itu.
Pikirkan uang yang sudah Anda dan pasangan keluarkan untuk membayar jasa-jasa yang telah kalian sewa untuk pernikahan nanti. Jadi, walaupun tetap menjalankan akad nikah pada tanggal yang ditentukan, disarankan untuk tetap melakukan resepsi pernikahan sampai waktu saat wabah virus corona telah mereda di Indonesia.
2. Menghubungi semua vendor dan semua pihak yang terkait
Setelah itu, langkah yang harus Anda lakukan adalah menghubungi semua vendor serta semua pihak penyelenggara pernikahan Anda dan pasangan Anda seperti wedding organizer, venue, katering, fotografer dan videografer, dekorasi, maupun perias. Kabarkan penundaan acara dan memeriksa kontrak atau perjanjian yang pernah kalian buat sebelumnya.
Pertama, Anda harus berkonsultasi dengan pihak venue tentang ketersediaan tanggal baru yang memungkinkan. Setelah menentukan tanggal pernikahan yang baru, buat daftar vendor mana yang bisa memberikan jasanya pada tanggal tersebut. Jika ada yang tidak cocok dengan tanggal baru, Anda harus berkoordinasi dengan mereka tentang kemungkinan mendapatkan pengembalian dana dan mencari vendor lain yang tersedia di tanggal baru yang sudah Anda tentukan
3. Beritahu para tamu undangan
Setelah menghubungi seluruh pihak penyelenggara untuk menunda dan menentukan tanggal pernikahan yang baru, penting untuk mengumumkan perubahan ini pada keluarga dan para tamu. Kalau memungkinkan, hubungan para tamu penting secara langsung menggunakan telepon. Jika kurang memungkinkan, umumkan melalui WhatsApp atau media komunikasi lainnya.
Pertama-tama, beritahukan mengenai keputusan menunda pernikahan karena wabah virus Covid-19 dengan mempertimbangkan keselamatan keluarga dan tamu yang hadir. Lalu, sampaikan juga tanggal pernikahan baru pengganti sebelumnya, bila Anda tetap menggelar resepsi pernikahan terlebih dahulu, sampaikan permohonan maaf karena tidak bisa mengundang langsung, hanya undangan untuk menonton live video proses akad saja.