Angela pun diizinkan pulang pada Sabtu kemarin (11/4) namun belum boleh menggendong bayinya untuk meminimalisir paparan virus. Angela mesti menjalani situasi ini selama dua minggu, karena itu dia hanya bisa memantau bayinya lewat video call dan beberapa foto yang berhasil diabadikan pihak rumah sakit.
Meski begitu, Angela sangat bersyukur dan merasa apa yang ia alami adalah keajaiban yang sungguh nyata. Ia tak menyangka, status positif COVID-19 dan koma karena penyakit itu tetap bisa melahirkan bayi dengan selamat dan sang bayi dinyatakan sehat.
"Bayi itu aku diberi nama Ava yang artinya napas kehidupan. Dia sangat berarti bagiku, dia adalah napas baru dalam hidupku," kata Angela menceritakan bayi mungilnya tersebut.
(Helmi Ade Saputra)