Ketika dihubungi media setempat, Harian Metro, Dr Azizah mengatakan, pihak universitas sendiri belum melakukan penelitian apapun menyangkut tentang ikan singgang. Juga bagaimana potensinya untuk bisa digunakan terhadap COVID-19.
“UMT belum melakukan penelitian apa pun terkait Ikan Singgang dan potensinya untuk mencegah virus korona/COVID-19,” tutur Dokter Azizah, seperti dikutip Okezone dari Worldofbuzz, Selasa (10/3/2020).
Dia menambahkan, berdasarkan penilaian bahan dalam hidangan tradisional, mungkin hidangan ini memiliki potensi untuk mencegahnya. Lengkuas, kunyit, jahe dan bawang putih yang digunakan, dapat menghancurkan mikroba dan telah disetujui oleh penelitian sebelumnya.