"Yang paling gampang saja dari Kementerian Kesehatan, anak usia 1 sampai 3 tahun itu butuh 16 gram serat. Nah 16 gram serat itu kira-kira setara dengan 2 kilo wortel atau 1 kilo pepaya," imbuhnya lagi.
Dokter Louise pun membeberkan peran asupan serat bagi pencernaan anak. Di antaranya adalah menstimulasi pergerakan usus sehingga dapat mempertahankan frekuensi buang air besar lebih teratur. Bahkan berapa jenis serat oligosakarida, seperti FOS dan GOS dapat mendukung pertumbuhan bakteri menguntungkan dalam saluran pencernaan.
"Untuk jangka panjang, asupan serat yang tinggi secara signifikan mengurangi resiko terjadinya hipertensi, diabetes, obesitas dan penyakit saluran cerna. Sedangkan resiko utama bagi pencernaan yang kurang serat adalah konstipasi atau sembelit pada si kecil, frekuensi buang air besar yang lebih sedikit dari biasanya dan kurang dari 3 kali seminggu. Akibatnya tinja menjadi kering dan keras sehingga sulit untuk dikeluarkan dari anus," paparnya.
Sementara itu, Brand Manager Bebelac Gold, Vita Yuanita, yang juga menjadi pembicara dalam diskusi itu mengatakan, bahwa produk Bebelac Gold merupakan satu-satunya susu tinggi serat yang teruji klinis. Di dalamnya terkandung minyak ikan, omega 3 dan omega 6, saripati jagung, FOS : GOS 1:9, 13 vitamin & 7 mineral. Susu ini pun unggul dari segi fiber, omega 3 dan omega 6-nya.
"Selain dikenalkan dengan sayur dan buah sejak dini, pemberian susu Bebelac Gold bisa bantu penuhi asupan serat harian anak. Dengan minum 3 kali sehari dapat memantu memenuhi kebutuhan serat harian," terangnya.
Lebih lanjut, Vita menambahkan Bebelac Gold sangat membantu kebutuhan serat harian anak mendampingi menu makanan utama dan makanan selingan. Tiga gelas Bebelac Gold membantu memenuhi hampir 50 persen atau setara 7 gram kebutuhan serat harian anak.
"Dengan meminum 3 gelas sehari tidak mencukupi 100 persen, tapi dengan 3 gelas sehari bisa mencukupi kebutuhan serat hampir 50 persennya. Yang direkomendasikan itu untuk usia 1 sampai 5 tahun," jelasnya.