Studi tersebut mengamati 28 jenis kanker dan menemukan sebagian besar kematian disebabkan penyakit kardiovaskular. Diagnosis kanker payudara dan kanker prostat masuk dalam prognosis yang baik yang memungkinkan penderitanya memiliki umur yang lebih panjang.
Pasien dengan kanker yang paling agresif dan sulit diobati biasanya menyerang paru-paru, hati, otak, lambung, kandung empedu, pankreas, kerongkongan dan ovarium. Mereka lebih berpotensi meninggal dunia karena kanker yang dimilikinya ketimbang kardiovaskular.
Teknologi dalam perawatan telah membantu banyak pasien kanker bertahan hidup lebih lama. Namun proporsi masyarakat yang meninggal karena penyakit jantung dan penyebab lainnya cenderung terus meningkat.
Efek samping dari perawatan kanker dapat membuat pengidapnya rentan terhadap masalah jantung, terutama pada satu atau dua tahun pertama setelah diagnosis kanker.
Regimen kemoterapi dapat melemahkan otot jantung, dan beberapa terapi baru juga dapat menyebabkan gagal jantung.