Kisah Tri, Anggota Palang Hitam yang Terpaksa Antar Pulang Kuntilanak

Pradita Ananda, Jurnalis
Kamis 07 November 2019 01:03 WIB
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
Share :

Tri yang terkejut berusaha menolak secara halus sambil menahan takut, permintaan sang kuntilanak. Tapi sang kuntilanak tak menyerah dan terus memohon, hingga akhirnya Tri menyetujui permintaan tersebut, sembari mengajukan syarat bahwa sang kuntilanak tidak boleh menganggunya lagi setelah selesai diantarkan pulang.

“Saya bilang, lah situ kan setan kenapa enggak langsung ngilang atau terbang. Eh dia diam saja enggak jawab. Akhirnya saya bilang, yasudah diantar sampai jembatan Tanah Kusir, tapi janji setelah itu saya dengan dia tidak ada urusan lagi. Lalu dia setuju, bilang iya,” tutur Tri.

Lalu bagaimana sensasi membonceng kuntilanak pulang ke ‘tempatnya’ ini? Jelas ada sensasi aneh tapi nyata yang ia rasakan. Sepanjang jalan ia merasa hawa sangat dingin, Tri merasa seolah sedang membawa bertumpuk-tumpuk es balok.

Tidak hanya sensasi luar biasa dingin, namun anehnya motor yang ia kendarai pun terasa sangat berat. Sehingga tidak bisa dikendarai dengan kecepatan tinggi seperti biasanya.

“Benar-benar dingin, kayak bawa es balok berbalok-balok. Berat banget sampai motor enggak kuat lari. Saya inginnya ngebut sekenceng-kencengnya tuh biar cepat sampai, tapi ya itu motornya ‘ngeden’ enggak bisa lari. Kalau tidak salah baru sampai jembatan Tanah Kusir tuh sekitar jam 4 subuh,” jelas Tri.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya