Pengalaman mistis pasti banyak dirasakan oleh seseorang yang tinggal di asrama. Lingkungan yang luas serta bangunan tua biasanya menjadi tempat yang nikmat bagi para makhluk tak kasat mata. Seperti kisah Dya yang memiliki 'teman' hantu saat tinggal di asrama.
Perkenalan Dya dengan hantu berawal dari bermain jelangkung bersama teman-teman di kamar asrama. Sekadar informasi, satu ruangan besar terdiri dari beberapa bilik kamar putri. Bilik tersebut hanya ditutup oleh tirai dan setiap sudutnya dijaga oleh para suster yang bertugas.
Entah pikiran apa yang tiba-tiba merasukinya hingga Dya memutuskan untuk memainkan permainan horor ini saat waktu kosong. Meski tidak mengetahui secara jelas permainnya dan melakukan ritual yang terbilang asal-asalan, namun sosok hantu tersebut datang dan merasuki tubuh dari media jelangkung tersebut.
Pegangan boneka jelangkung yang dipersiapkan pun mendadak berat, Dya dan teman-temannya pun merasa takut dengan permainnya itu. Setelah beberapa menit, Dya pun memberanikan diri untuk menanyakan identitas hantu tersebut.
Kepada Dya dan teman-temannya hantu yang masuk ke dalam jelangkung tersebut mulai menjawab setiap pertanyaan. Ia menggerakan pensil yang sengaja diikat pada bagian bawah jelangkung. Singkat cerita hantu yang masuk itu adalah seorang tentara Belanda yang sudah puluhan tahun mendiami tempat tersebut.