Doa pun dipanjatkan bercampur dengan komunikasi yang dilakukan oleh sang kakek selama kurang lebih 10 menit. Tak lama berselang kakek Icha pun bangkit dan langsung meminta rombongan untuk berjalan sekali lagi untuk keluar dari hutan.
Benar saja, sambil mengikuti petunjuk, rombongan itu pun berhasil keluar dari hutan dan mulai memasuki perkampungan warga. Dikisahkan bahwa Leweung Sancang yang masih memiliki aura mistis kuat saat itu, memiliki penjaga yang tak kasat mata.
Penjaga tersebut akan membuat setiap orang yang masuk ke dalam hutan tersebut tersasar dan tidak bisa keluar ketika hari sudah mulai gelap. Kesalahan itulah yang membuat keluarga besar Icha tidak bisa keluar hutan dengan lancar akibat terlalu petang.
(Martin Bagya Kertiyasa)