Menjawab pertanyaan itu, rasanya perlu untuk Anda memahami makna dari orientasi seksual dengan identitas gender. Karena dari dua hal ini Anda bisa menilai seseorang.
Sebab, sejatinya apa yang dikenakan seseorang tidak menjelaskan orientasi seksualnya. Apa yang dikenakan seseorang adalah ekspresi gender dalam dirinya. Ya, dua hal ini berbeda dan tidak bisa disamakan.
Contoh lain dari pemahaman ini adalah mereka para cosplayer. Penyuka anime ini kerap menampilkan sisi berbeda dalam dirinya dengan balutan kostum karakter yang berbeda dari alat kelaminnya. Lantas, apakah mereka dikatakan homoseksual jika seorang pria mengenakan kostum karakter perempuan?
Memahami kasus ini, laman CBS News pernah membahasnya secara khusus. Diterangkan di sana, menyamakan orientasi seksual dengan identitas gender adalah masalah global. Masih banyak orang menilai dua hal itu serupa, padahal faktanya berbeda.
Identitas gender didefinisikan oleh Kampanye Hak Asasi Manusia sebagai “konsep terdalam tentang diri sebagai laki-laki, perempuan, perpaduan keduanya atau tidak - bagaimana individu memandang diri mereka sendiri dan apa yang mereka sebut diri mereka sendiri.” Selain itu, gender merupakan cerminan dari apa yang ditugaskan seseorang pada saat lahir, atau sepenuhnya berbeda. Ada puluhan gender, di luar maskulin atau feminin yang umum, yang dapat diidentifikasi oleh orang-orang sekarang.
Sementara itu, orientasi seksual adalah ketertarikan emosional, romantis atau seksual abadi yang melekat pada diri seseorang. Pada dasarnya, hal ini yang membuat Anda tertarik untuk berkencan dan menjadi akrab dengan orang lain. Seseorang dapat menjadi transgender, tetapi juga gay, heteroseksual, biseksual, aseksual, atau seluruh identitas seksual lain yang ada.
“Seksualitas itu dengan siapa Anda tidur, dan identitas gender adalah bagaimana Anda pergi tidur. Itu cara paling sederhana yang bisa saya jelaskan," jelas YouTuber Brendan Jordan.