Sistem kerjanya dengan menstimulasi sistem kekebalan tubuh pasien dalam upaya meningkatkan harapan hidup pasien kanker dengan stadium lanjut yakni IIIB dan IV. Pengobatan ini memungkinkan daya tahan tubuh pasien kanker paru-paru menjadi lebih kuat dalam mengenali dan melawan sel kanker didalam tubuh.
Sebagaimana diketahui, terdapat beberapa jenis Imunoterapi bagi pasien kanker paru-paru. Beberapa diantaranya adalah imunoterapi penghambat sistem imun, vaksin kanker berupa vaksin terapeutik untuk membunuh sel kanker. Selain itu ada terapi sel t adoptive yang mengubah salah satu jenis sel darah putih pada penderita kanker untuk dapat kembali menyerang sel kanker
Di sisi lain, imunoterapi sudah tidak lagi dijadikan sebagai pengobatan tambahan melainkan sebagai pengobatan utama untuk mengatasi kanker. Sistem kerja dari pengobatan imunoterapi ini adalah langsung menyasar atau menghambat pertemuan sel imun yang kerap dimanfaatkan oleh sel kanker untuk menghindari serangan dari sistem imun.
Berdasarkan data yang diperoleh, hampir 25% pasien kanker paru-paru yang menerima imunoterapi dan belum pernah menjalani kemoterapi sebelumnya mampu bertahan hidup hingga lima tahun. Sementara bagi pasien yang pernah menjalani kemoterapi, angka tersebut turun menjadi 15 persen.
(Dinno Baskoro)