Sedangkan orang yang tidak berkecukupan atau miskin, auranya bisa beragam. Bisa hitam, abu-abu, emas, atau mungkin semua warna, kecuali nila. "Karena warna nila ini khusus untuk indigo. Jadi bisa hitam, abu, biru, putih bahkan emas," ujar Miss Boka.
"Tapi orang miskin yang sabar, tetapi tetap bisa bersyukur dan ibadahnya juga malah makin rajin itu aura nya bagus. Cenderung biru dan putih," tambah dia.
Tapi, jika dia memaksa ingin terlihat kaya dan juga ibadahnya tidak tulus, maka auranya terlihat gelap. "Dia menghalalkan segala cara buat mencapai beberapa keinginannya, dekat dengan Tuhan tapi kadang salah niat ibadahnya. Aura nya terlihat abu, seperti plinplan atau labil," paparnya
(Martin Bagya Kertiyasa)