Ditinggalkan oleh pasangan yang dicintai dapat membuat seseorang putus asa. Tidak menutup kemungkinan orang tersebut melakukan berbagai cara agar pasangannya bisa kembali guna menjalin kasih. Bahkan meskipun tindakan tersebut tidak masuk akal ia tidak peduli. Contohnya seperti yang dilakukan oleh seorang pria dari Omsk, Rusia.
Melansir Oddity Central, pria yang tidak diketahui namanya itu ditinggalkan istrinya pada Agustus 2017. Ketika itu dirinya merasa hancur, namun tiba-tiba ia menemukan harapan lantaran ada sebuah iklan TV yang berjanji untuk membantu orang-orang kembali dengan pasangan.
Iklan itu dibuat oleh perusahaan bernama The Sixth Sense yang mengklaim memiliki spesialisasi dalam layanan ekstrasensor, peramalan nasib, spiritisme, astrologi, dan menghilangkan berbagai kutukan.
Pria tersebut langsung menghubungi perusahaan dan menuturkan permasalahannya. Manajer The Sixth Sense mengatakan istri pria tersebut dapat kembali lagi. Sebab sang istri dikatakan telah terpengaruh oleh sihir dan kasus ini pernah terjadi sebelumnya. Mendengar penuturan tersebut, pria yang tidak diketahui namanya itu langsung percaya. Terlebih dirinya tidak memiliki pegangan.
Oleh perusahaan, pria tersebut diminta membayar biaya sebesar USD 4 ribu atau setara dengan Rp57,5 juta. Berdasarkan perjanjian, pria bisa menunjuk spesialis di bidang ekstrasensor, bio-terapi, meramal, spiritualisme, atau astrologi untuk membantu mengembalikan istrinya. Sayang, fasilitas itu tidak didapatkan dan pasangan pria tersebut tak kunjung kembali.
Merasa ditipu, sang pria kemudian melaporkan perusahaan ke pengadilan. Sebelumnya ia sempat mengirimkan surat tertulis kepada The Sixth Sense yang berisi keluhan dan menuntut istri atau uangnya kembali. Keluhan tersebut tidak didengar dan membuat pria tersebut terpaksa menempuh jalur hukum dan memberikan bukti-bukti yang ada ke pengadilan.
Setelah Pengadilan Kuybyshevsky di Omsk melakukan penyeledikan berdasarkan bukti yang ada, pihak perusahaan terbukti tidak memberikan layanan kepada kliennya seperti yang tertera pada perjanjian. Hal itu membuat The Sixth Sense harus membayar ganti rugi sebesar USD 6.300 atau setara dengan Rp88,3 juta.
Sementara itu, situs web berita Rambler melaporkan Rusia saat ini merupakan pangsa pasar yang cukup besar untuk layanan ekstrasensor. Layanan tersebut semakin populer seiring adanya acara yang menampilkan para kontestan mengklaim memiliki semua jenis kekuatan gaib. Salah satu peserta adalah pesulap generasi kelima dari Skandinavia yang dituduh melakukan penipuan.
(Helmi Ade Saputra)