“Gejala kanker prostat tidak khas dan menyerupai keluhan penyakit lainnya. Sehingga seringkali baru terdeteksi pada stadium yang lebih lanjut. Oleh sebab itu pemeriksaan sejak dini sangat disarankan untuk memperbesar potensi kesembuhan,” lanjutnya.
Adapun upaya yang dilakukan untuk mendeteksi kanker prostat adalah dengan melakukan pemeriksaan pada pria sekira usia 40 tahun. Pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter meliputi tanya jawab tentang ada atau tidaknya keluhan, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang.
“Modalitas yang umumnya dilakukan adalah pemeriksaan rektal dan pemeriksaan Prostate-Specific Agent (PSA) dari sampel darah. Pada pemeriksaan rektal, dokter akan menilai perubahan fisik pada prostat pasien, apakah ada pembesaran, asimetri, perubahan pada permukaan dan konsistensinya,” tutupnya.
(Utami Evi Riyani)