Dikelilingi kebun kopi
Selain penginapan bersejarah dengan nuansa Jawa yang sangat kental, tempat ini juga menawarkan pengalaman yang menarik bagi para pencinta kopi. Setengah wilayah MestaStila merupakan kebun kopi yang sangat terawat.
Setidaknya ada empat jenis kopi yang dibudidayakan di kebun kopi ini. Keempat jenis kopi tersebut berjenis robusta, arabika, ekselsa dan andong Jawa. Kopi ini ditanam dengan metode okulasi.
“Jenis kopi di dunia ada dua, tapi di sini kami memiliki empat jenis kopi. Dua jenis kopi tersebut adalah ekselsa dan andong jawa yang merupakan hasil pengembangan dengan metode okulasi,” tutur Guide Coffee Plantation, Yoyok.
Tak hanya menghadirkan kebun kopi seluas 11 hektar, para pengunjung pun diajak melihat langsung proses pengolahan kopi. Mulai dari pemetikan biji kopi yang sudah matang, pengeringan biji kopi, hingga metode pemasakan dengan cara disangrai.
Metode pemasakan kopi ini pun dilakukan dengan cara sederhana yakni dengan menggunakan tungku yang dipanaskan menggunakan kayu bakar. Kopi ini disangrai hingga berwarna hitam seperti arang dengan suhu 120 derajat celcius.
Setelah disangrai, kopi ini pun ditampih untuk ditiriskan sebelum digiling menggunakan alat tradisional. Secangkir kopi nikmat penuh sejarah ini sangat cocok dinikmati pada pagi hari, sambil melihat pemandangan alam Magelang yang sangat eksotis.
(Utami Evi Riyani)