Selain itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan juga mengajak masyarakat untuk menggunakan transportasi umum untuk mengurangi polusi di Ibu Kota. Selain itu Anies juga telah menetapkan langkah jangka pendek dengan menyiapkan alat-alat ukur kualitas udara dan mengendalikan emisi kendaraan bermotor.
“Akan ada uji emisi kendaraan yang beroperasi di Jakarta, baik dari luar Jakarta maupun dari warga Jakarta harus lolos uji emisi. Bila tidak lolos maka akan ada disinsentif berupa pajak dan parkir yang akan lebih mahal,” katanya.
(Foto : @aniesbaswedan/Twitter)
Selanjutnya bus yang mengeluarkan asap polusi luar biasa tinggi, sedang dalam proses pergantian. Harapannya kedaraan-kendaraan yang merusak kualitas udara dapat diganti dengan kendaraan baru dan ini sebagian sudah dilakukan di 2019.
“Jadi itu langkah konkrit untuk kita mengurangi polusi udara. Berikutnya semua dari kita kurangi penggunaan kendaraan pribadi karena kualitas udara ini bukan disebabkan oleh satu dua faktor saja, tapi oleh kita semua,” tutupnya.
(Helmi Ade Saputra)