BAGI-BAGI angpao Lebaran menjadi salah satu tradisi yang selalu menghiasi momen Lebaran. Kegiatan ini biasanya dilakukan oleh orang dewasa yang ingin membagikan sedikit kebahagiaan kepada keponakan, maupun sanak saudara.
Biasanya, anak kecil lah yang paling bersemangat berburu angpao Lebaran dari orangtua, paman, tante, maupun eyang mereka saat Lebaran. Tapi pernahkah terlintas di benak Anda, apakah tradisi bagi-bagi THR ini baik untuk tumbuh kembang anak?
Psikolog Meity Arianty menjelaskan, kegiatan bagi-bagi THR bisa digunakan sebagai salah satu cara untuk mendidik anak dalam menghargai sebuah proses.
"Pertama harus dimulai dari niat si pemberi angpao. Sebaiknya berikan angpao dengan maksud memberikan reward atau apresiasi kepada anak karena mereka telah berusaha puasa selama 1 bulan ini," terang Meity Arianty kala dihubungi Okezone.
Dengan demikian, maka akan tertanam di pikiran anak-anak bahwa, bila mereka berperilaku baik, maka mereka akan mendapatkan sesuatu. Meity menambahkan, sampaikan pula bahwa angpao tersebut adalah rezeki yang diberikan oleh Allah SWT untuk anak shaleh.
Selain itu, sebaiknya berikan angpao dalam jumlah yang wajar. Lalu masukkanlah uang ke dalam amplop bergambar lucu. Lebih bagus jika pada bagian depan amplop tertulis ucapan 'Mohon Maaf Lahir dan Batin'.
"Secara tidak langsung, cara ini akan mengajarkan anak tentang sopan santun. Karena kalau ngasih uang ke pengemis kan kita jarang sekali menggunakan amplop," katanya.
Nah, agar tidak tekor saat memberikan angpao Lebaran kepada anak tetangga atau keponakan, simak dulu kreasi tipsnya di bawah ini.