PELECEHAN seksual dapat terjadi pada siapa saja dan kapan saja. Tapi biasanya, jarang ada korban pelecehan yang menceritakan pengalamannya karena merasa kejadian itu adalah aib. Padahal, dengan menyimpannya seorang diri, kejadian tidak mengenakkan itu bisa mengganggu kejiwaan dan mental korban. Misalnya merasa takut, ternodai, depresi, dan lain sebagainya.
Oleh karenanya, dibutuhkan suatu wadah agar korban pelecehan berani dan terbuka menceritakan kisah pelecehan seksual yang dialami. Dengan begitu, mereka bisa sedikit merasa lega dan tidak merasa sendiri karena ternyata ada orang lain yang mengalami kejadian serupa. Salah satu wadah yang kini banyak digunakan adalah media sosial. Baru-baru ini muncul tagar #Metoo dimana beberapa orang berani menceritakan pelecehan seksual yang dimilikinya.
Seorang gadis bernama Shibani pun turut berbagi pengalamannya. Dalam sebuah unggahan di Instagram, dirinya menceritakan pelecehan seksual yang dialaminya saat hendak mengambil uang tunai. Mirisnya, peristiwa tersebut dialami olehnya tepat di hari ulang tahunnya.
Dalam keterangan di foto tersebut, Shibani mengatakan peristiwa beberapa waktu lalu itu terjadi pada pukul 3 pagi. Pada saat itu, dia mampir ke ATM untuk mengambil uang tunai guna membayar becak yang ditumpanginya. Tiba-tiba saja, ada seorang pria yang masuk ke bilik ATM untuk menawarkan bantuan membayar pengemudi becak.