Selanjutnya, pada usia 16 tahun, Sabrina menjadi orang termuda yang menerbangkan pesawatnya sendiri di atas Danau Michigan. Seorang sekretaris eksekutif di MIT, Peggy Udden berkata, “Saya tidak percaya. Bukan hanya karena dia masih sangat muda, tetapi lantaran iaseorang gadis. ”
Berbeda dengan anak seusianya, di dunia digital sekarang ini Sabrina mengaku tak memiliki media sosial. Bahkan dia tidak pernah merasakan yang namanya punya pacar, merokok, atau minum minuman beralkohol. Dirinya lebih memilih menggunakan waktu luang untuk menjelajahi konsep-konsep lubang hitam, ruang-waktu, gravitasi kuantum, serta model matematika yang menggabungkan ruang dan waktu menjadi satu kesatuan.
Sabrina juga aktif menulis artikel tentang prestasinya. Dia memiliki situs web tersendiri yaitu PhysicsGirl.com. Karyanya yang terkenal antara Semiclassical Virasoro Symmetry of the Quantum Gravity S-Matrix, Gaussian Measures and the QM Oscillator, dan Low’s Subleading Soft Theorem as a Symmetry of QED. Prestasinya di bidang Fisika juga membuatnya menerima beberapa tawaran pekerjaan fantastis dari NASA dan Blue Origins.
Sosok Sabrina juga menginspirasi banyak anak muda. Terbukti, semakin banyak anak muda terutama perempuan yang tertarik mengambil jurusan fisika saat kuliah. Dalam hidup, dirinya juga memiliki prinsip yaitu “Jadilah optimis terhadap sesuatu yang Anda yakin dapat melakukannya. Ketika Anda masih kecil, banyak impian yang ingin dilakukan. Saya memilih untuk tetap melakukannya saat beranjak dewasa.”
(Muhammad Saifullah )