ANDA mungkin sudah tidak asing lagi dengan mumi. Metode mengabadikan jenazah dengan berbagai ramuan ‘balsam’ ini memang sudah sangat terkenal di dunia. Banyak petinggi, maupun raja-raja yang memilih untuk menggunakan metode ini ketika diri mereka meninggal dunia.
Dari sekian banyak mumi yang ada di dunia, terdapat satu mumi yang dianggap paling terpelihara di dunia. Selintas wajahnya tampak bengkak dan cacat meski kulitnya tampak lembut kala disentuh serta tidak ada tanda-tanda mortis.
Lengan dan kaki mumi ini masih terjaga dengan baik, bahkan masih bisa menekuk, lebih menakjubkannya organ dalam mumi ini masih utuh dan masih ada darah di nadinya. Pada umumnya, mumi lain akan mudah hancur apabila terkena gerakan sekecil apapun.
Namun berbeda dengan mumi Lady Dai yang sangat terpelihara sehingga dokter dapat melakukan otopsi lebih dari 2.100 tahun setelah kematiannya. Para ahli tak hanya mampu merekonstruksi kematiannya, tetapi juga kehidupannya. Mereka bahkan bisa menentukan golongan darahnya yang merupakan tipe A.
Baca Juga: Generasi Milenial Lebih Menyukai Game Ketimbang Seks