SEBAGAI sahabat, Anda akan mendukung dan sebisa mungkin selalu ada buat dia. Sahabat juga akan ada di belakang Anda jika Anda dalam masalah atau kesulitan.
Itu yang dilakukan bocah berusia 6 tahun ini. Tahu kalau sahabatnya mengidap kanker, dia rela mencukur habis rambutnya sebagai bentuk dukungan dia. Adalah Lulu DeVries, bocah pengidap kanker yang sangat beruntung memiliki sahabat seperti Oiskin Ruskin.
Dilansir dari New York Post, Oiskin memutuskan untuk mencukur habis rambutnya setelah dia berunding dengan orangtuanya apa yang bisa dia lakukan untuk sahabatnya itu. Persahabatan mereka sebetulnya belum begitu lama, Oiskin dan Lulu pertama kali bertemu pada September 2017.
Baca Juga: Hilangkan Galau, Luna Maya Seru-seruan Main Ski di Austria
Hanya beberapa bulan setelah mereka bertemu, orangtua LuLu, dari Bedfordshire, Inggris, memperhatikan bahwa anaknya terlihat semakin mudah lelah dan dia kesulitan berjalan ke sekolah atau naik tangga ke tempat tidur.
Akhirnya sang ibu membawa Lulu ke rumah sakit dan melakukan pemeriksaan MRI di Rumah Sakit Bedford. Hasilnya mengungkapkan ada tumor pada ginjal Lulu, yang kemudian didiagnosis sebagai neuroblastoma berisiko tinggi, SWNS melaporkan.
Neuroblastoma adalah tumor kanker yang terjadi pada anak-anak dan biasanya berkembang di kelenjar adrenal tetapi juga dapat ditemukan di dada, daerah tulang belakang atau perut. Menurut Rumah Sakit Penelitian St Jude Children, neuroblastoma menyumbang 7 hingga 10 persen kanker pada anak-anak.
Pasien berisiko tinggi, seperti Lulu, biasanya menjalani perawatan yang lebih intensif, yang mencakup perawatan kemoterapi dan imunoterapi dosis tinggi serta transplantasi sel induk. Tingkat kelangsungan hidup lima tahun untuk pasien berisiko tinggi adalah sekitar 50 persen, menurut St. Jude.
Baca Juga: 6 Pedagang Makanan Punya Badan Seksi, Nomor 6 Bikin Melek
“Kami mendengar kata-kata yang tidak ingin didengar orangtua 'Anak Anda menderita kanker,'” Rob DeVries, ayah Lulu, mengatakan kepada SWNS tentang diagnosis Januari 2018.
“Rasanya seperti belati. Beberapa hari pertama setelah diagnosis adalah momen yang membingungkan buat kami orangtuanya. Kondisi yang dialami Lulu ternyata disebabkan oleh cacat lahir, tapi baru saja tumbuh di sana tanpa disadari siapa pun. Bukannya ada sesuatu yang menyebabkan tumor itu tumbuh di sana," sambungnya.
Lulu telah menjalani beberapa putaran kemoterapi, operasi selama delapan jam untuk mengangkat 95 persen tumor, dan dalam proses imunoterapi. Keluarga itu saat ini menggalang dana, yang mencakup 12 maraton dalam upaya 12 hari dari ayahnya, untuk kesempatan membawa Lulu ke New York, tempat uji coba vaksin kanker sedang berlangsung.
Bagian lain dari penggalangan dana itu dikreditkan ke Oisin, yang memberi tahu orang-orang tentang rencananya untuk mencukur rambutnya untuk mendukung sahabat itu.
"Awalnya kami agak ragu karena dia memiliki rambut panjang yang indah, jadi kami berkata 'tunggu sampai Anda mencapai 100 pound atau sekitar Rp1,9 juta dan kita akan lihat bagaimana hasilnya'," kata Jo Ruskin, ibu bocah itu.
Tapi, Oisin malah berbalik tanya dan berkata, dia akan membuat target £ 2.000 Rp38,1 juta. "Kami pikir itu agak ambisius jadi kami hanya berkata; Mari kita pertahankan di 100 pound.' Semangat Oisin yang membuat dirinya benar-benar mau membantu sahabatnya itu," ungkap Jo.
Keajaiban terjadi. Aksi Oisin dilirik banyak orang dan dia berhasil mendapatkan dana sumbangan sebesar $ 214,600 atau sekitar Rp 3,1 miliar! Dalam melakukan aksinya, Lulu sendiri yang mencukur habis rambut Oisin.
"Ketika Oisin dikasih cermin, dia berkata kepada Lulu; Aku terlihat seperti kamu sekarang," kata Jo dengan perasaan senang.
(Utami Evi Riyani)