Lebih lanjut, dara cantik kelahiran 20 Januari 1992 itu menegaskan bahwa setiap perempuan bisa diberdayakan seperti laki-laki, jadi tidak akan ada lagi istilah ‘women under the men’ tapi semua setara tanpa dinding dan sekat-sekat yang selama ini menjadi jurang pembatas.
Berbicara soal International Women’s Day, bagi Maria, momen ini bukan hanya sekadar perayaan atau selebrasi biasa tetapi saat dimana kita bisa mengapresiasi perjuangan yang sudah dilakukan semua perempuan di dunia, terutama Indonesia.
“Ini adalah momen yang tepat untuk melihat sejauh mana prestasi perempuan Indonesia. Prestasi mereka bahkan juga ada yang sudah diakui dunia. Oleh karena itu, kita harus saling mendukung supaya ke depannya akan jauh lebih baik lagi,” tukas Maria Harfanti.
(Helmi Ade Saputra)