"Tajam lah," sahut sang bapak-bapak.
Tak lama-lama, pria yang mengenakan baju loreng hijau itu kembali meletakkan durian di atas meja. Sebelum membuka, dia pun menyerukan orang-orang di sekitarnya untuk menghitung.
"1,2,3," begitu iringan suara sebelum durian dibuka.
Langsung pria itu ancang-ancang dan memukul durian sekuat tenaga. Pasti dong aksinya itu bikin orang lain tegang.
Tapi karena durian itu berhasil terbuka dengan sempurna, semua orang di hadapannya sorak-sorak dan diiringi suara tepuk tangan.