Untuk meracik kopi nangka ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Jika pengolahannya tidak tepat, maka rasa khas dari kopi ini tidak akan keluar. Jatuhnya akan seperti sedang meminum jus sayuran.
Berdasarkan pengakuan sang pemilik warung, Holzen, ada beberapa resep khusus untuk mengolah kopi nangka. Pertama, biji kopi harus disangrai terlebih dahulu dan disajikan dalam keadaan fresh. Menurutnya, hanya ia dan almarhumah ibunya yang tau cara menyangrai biji kopi nangka dengan tepat.
Jika teknik tersebut bisa dikuasai dengan baik, maka cita rasa kopi nangka yang sesungguhnya akan keluar dengan sempurna. Sementara takaran kopinya sendiri, Holzen mengaku memang ada perhitungan khusus agar rasa akhirnya pas di lidah konsumen.
Dalam satu bulan, Warung Kopi BMW milik Holzen dapat menghabiskan sekitar 30 kilogram kopi nangka. Dengan kata lain, setiap hari holzen bisa menjual sekitar 1 kilogram kopi. Jumlah tersebut cenderung meningkat di akhir pekan, di mana ia bisa menjual sekitar 1,5 – 2 kilogram kopi sehari.
(Renny Sundayani)