SEPERTI halnya makan, tidur adalah kegiatan yang begitu vital untuk setiap manusia. Sayangnya, tidak sedikit orang yang memiliki masalah tidur di malam hari, sehingga sering terjaga hingga dini hari yang akhirnya menjadi kurang tidur dan letih dalam menjalani aktivitas rutin sehari-hari.
Well, jika Anda salah satu orang yang memiliki masalah susah tidur di malam hari, tahukah Anda bahwa masalah ini bisa diatasi dengan cara mengubah cara bernapas? Melansir Mirror, Rabu (16/1/2019) berikut enam cara mengubah napas agar cepat tertidur nyenyak di malam hari.
1. Teknik 4-7-8
Teknik yang diajarkan oleh Andrew Weil dari University of Arizona ini digambarkan sebagai obat penenang alami untuk sistem saraf. Pertama, pastikan ujung lidah berada di punggungan jaringan tepat di atas gigi depan atas, lalu buang napas dengan paksa melalui mulut sambil membuat suara “whoosh”. Kemudian tutup mulut dan tarik napas melalui hidung selama empat hitungan. Tahan napas selama tujuh hitungan, lalu buang napas melalui mulut (membuat suara "whoosh") selama delapan hitungan. Ulangi siklus ini tapi tidak lebih dari empat kali.
Baca Juga: Jadian Sama Hotman Paris, Intip Potret Pakai Bikini Chef Farah Quinn
2. Teknik pernapasan pelan
Teknik pernapasan pelan ini untuk meringankan rasa sakit. Sebagian besar dari kita bernapas dengan laju 12-18 kali per menit, tetapi sebuah studi klinis Amerika yang diterbitkan dalam jurnal PAIN menyebutkan bahwa melambatnya pernapasan dapat mengurangi perasaan tidak nyaman loh. Untuk bernapas dengan kecepatan enam napas per menit, cukup tarik napas dalam-dalam ke perut selama empat detik dan buang napas selama enam detik.
Baca Juga: Model Lingerie, Ini 6 Potret Seksi Istri Alvaro Morata
3. Puffer fish
Teknik ikan buntal ini untuk mencegah serangan panik, jika merasa cemas, cobalah bernapas perlahan melalui hidung, arahkan napas ke perut. Kemudian, buat pipi menggelembung bak ikan buntal tahan selama lima detik, lalu perlahan-lahan buang napas melalui mulut. Bernapas melalui bibir yang mengerut membantu memperlambat laju pernapasan dan menghentikan hiperventilasi (atau pernapasan berlebih) yang menjadi ciri kecemasan dan panik. Ini teknik yang bagus untuk menenangkan anak-anak juga.