Sisi mistis Taman Ujung juga kentara karena ternyata di masa pembangunannya, para pendeta yang menjadi mandor pembangunan turut memberikan aura tersendiri. Pun demikian dengan adanya kabar tumbal saat pembangunan masa dahulu.
“Sekarang kalau mau ada event apapun di sini biasanya orang juga memberikan sesaji, katanya kalau tidak diberi sesaji makhluk halusnya akan mengganggu jadi tidak selesai-selesai persiapannya. Ya memang percaya tidak percaya tapi itu yang banyak dialami di sini,” pungkasnya.
BACA JUGA: Seksinya Cathy Sharon dengan Hot Pants, Foto Terakhir Tidak Pakai Celana Sama Sekali!
Tak heran memang meski lokasi ini harus ditempuh kurang lebih dua jam dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai namun banyak turis asing yang menyempatkan berkunjung dan menjelajahi Taman Ujung ini. Tercatat lebih dari 350 wisatawan asing datang ke lokasi tersebut setiap harinya, terlebih pada musim liburan musim panas.
Sebenarnya, Istana Air (Water Castle) seperti yang ditemui di Bali ini sudah jadi hal biasa di masa kerajaan lampau. Di Yogyakarta dan Surakarta, Kraton juga memiliki istana serupa yang juga mengadaptasi bangunan perpaduan Belanda dan Cina.
(Helmi Ade Saputra)